Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perempuan Afghanistan Dilarang Ikut Ujian Masuk Kedokteran

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 16:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ujian masuk universitas kedokteran spesialis penyakit dalam dan bedah di Afghanistan sama sekali tidak mengikutsertakan perempuan.

Hal itu diungkap oleh kantor berita TOLO News dalam sebuah laporan pada Minggu (25/6).

Disebutkan bahwa tes berlangsung di Universitas Politeknik di Kabul dan dihadiri oleh hampir 2000 peserta. Sayangnya seluruh peserta yang ikut ujian adalah laki-laki. Tidak ada sat upun perempuan yang hadir dalam tes tersebut.


"Ujian kedokteran digelar pada Jumat (23/6), tetapi tidak ada peserta perempuan," ungkap laporan tersebut.

Otoritas Ujian Nasional,  Abdul Baqi Haqqani mengatakan bahwa 100 peserta yang mendapat nilai tertinggi akan diterima di Universitas A vicenna dan Universitas Nangarhar.

"Yang terpilih, 69 akan pergi ke Kabul dan 31 lainnya akan diterima di universitas kedokteran Nangarhar,” ujar Haqqani.

Para peserta ujian, Rahim Gul Darwish mendesak para pejabat untuk melanjutkan ujian secara transparan dan tidak menyia-nyiakan potensi mereka yang berhasil melewati tes.

"Saya berharap keadilan ditegakkan. Mereka yang belajar dan berusaha keras, usaha mereka tidak boleh disia-siakan," ujarnya.

Kritikan itu dikeluarkan karena lulusan universitas kedokteran kerap mendapat keterlambatan tes ahli medis yang dijadwalkan setiap tahun oleh Kementerian Kesehatan Afghanistan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya