Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Latih Lumba-lumba Tempur di Krimea

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 20:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan dari Intelijen Pertahanan Inggris menyebut bahwa Rusia telah melatih lumba-lumba tempur di semenanjung Krimea yang dianeksasi untuk melawan pasukan Ukraina.

Melalui citra yang didapatkan, nampak Angkatan Laut Rusia tengah meningkatkan jumlah mamalia laut terlatih di pangkalan utama Armada Laut Hitam di Sevastopol sejak tahun lalu. Kemungkinan besar berisi lumba-lumba hidung botol.

"Citra menunjukkan hampir dua kali lipat dari kandang mamalia yang mengambang di pelabuhan," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat The Defense Post pada Jumat (23/6).


Diduga lumba-lumba tersebut akan digunakan pasukan Rusia sebagai alat tempur dalam perangnya dengan Ukraina.

"Hewan-hewan itu kemungkinan dilatih untuk melawan musuh di bawah laut,” tambah laporan itu.

Baik Uni Soviet dan Amerika Serikat pernah menggunakan lumba-lumba selama Perang Dingin.

Mereka dilatih untuk mendeteksi kapal selam dan ranjau, dan menemukan objek atau individu yang mencurigakan di dekat pelabuhan dan kapal.

Menurut seorang pensiunan kolonel Soviet, Moskow bahkan melatih lumba-lumba untuk menanam alat peledak di kapal musuh.

Selain lumba-lumba, Angkatan Laut Rusia juga dirumorkan telah menggunakan paus Beluga dan anjing laut untuk berbagai misi pengawasan di perairan Arktik.

Pada 2019 lalu, seekor paus yang memakai baju zirah muncul di Norwegia. Tali yang mengikat pada paus Beluga tersebut memiliki cetakan tulisan sebuah nama tempat di Rusia.

Kabar tentang paus mata-mata kembali mencuat setelah hewan air itu kembali memunculkan diri di lepas pantai Swedia bulan lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya