Berita

Puan Maharani saat bertemu Agus Harimurti Yudhoyono, beberapa waktu lalu/Net

Politik

Wacana Rekonsiliasi SBY-Mega, Demokrat Apresiasi Optimisme Puan

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 14:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat menyambut baik sikap Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, terkait wacana rekonsiliasi Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Puan mengaku optimis rekonsiliasi itu bisa terwujud.

“Kami apresiasi pernyataan Mbak Puan. Kita semua menyambut baik wacana rekonsiliasi Partai Demokrat dan PDIP. Ini harapan bersama,” kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (23/6).

Menurut dia, pengalaman PDIP dan Partai Demokrat yang sama-sama pernah menjadi the ruling party dan pernah menjadi oposisi, tentu memiliki banyak catatan dan pengalaman bernilai penting bagi bangsa dan negara.


“Masing-masing menyadari bahwa bangsa sebesar ini, majemuk, dengan kompleksitas problem, memerlukan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk kerjasama lintas partai untuk menunaikan seluruh janji-janji kemerdekaan. Itu semangat kita bersama,” tuturnya.

Namun, terkait Pilpres 2024, kata Kamhar, Demokrat dan PDIP saling memahami dan menghargai posisi pada koalisi serta Capres masing-masing.

“Partai Demokrat dan Mas Ketum AHY memiliki keimanan politik yang kuat dan istiqomah pada kesepakatan yang telah dibangun bersama di Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yang telah menetapkan Mas Anies Baswedan sebagai Capres,” kata Kamhar.

Seperti diketahui, sebelumnya Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, mengatakan, pihaknya optimistis rekonsiliasi Megawati dengan SBY bakal terwujud.

“Kalau saya meyakini dan optimistis, (rekonsiliasi) tidak akan pernah ada jalan buntu,” kata Puan, kepada wartawan, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (22/6).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya