Berita

Rute tes SIM pengemudi motor/Ist

Presisi

Keterbatasan Anggaran, Hambatan Semua Satpas SIM di Indonesia Belum Berbasis Prototype

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 01:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Keterbatasan anggaran jadi hambatan penggunaan teknologi terbaru di setiap Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) yang ada di Indonesia.

Dimana teknologi yang biasa disebut prototype merupakan pelayanan berbasis IT dan modern. Dengan prototype Polri dapat memberikan pelayanan yang cepat dan terpadu bagi pemohon SIM.

"Satpas prototype itu adalah Satpas percontohan suda ada beberapa di daerah-daerah karena kami punya se Indonesia itu ada 486 Satpas, tetapi karena ada keterbatasan anggaran sehingga membuat Satpas prototype percontohan," kata Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/6).


Padahal, Yusri menyebut kebutuhan masyarakat saat ini harus disesuaikan dengan fasilitas yang di setiap Satpas. Terlebih, juga menghindari praktik calo karena penggunaan sistem manual di Satpas yang belum prototype.

"Yang sifatnya teknologi sudah kita laksanakan di Satpas prototype untuk menghindari hal-hal yang tadi pertama hindari calo yang kedua bagaimana melayani masyarakat," kata Yusri.

Meski begitu, Yusri tidak merinci jumlah Satpas yang sudah prototype maupun yang belum. Ke depan, Yusri berharap pemerataan teknologi dalam hal ini prototype di tiap Satpas di Indonesia dapat terwujud.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya