Berita

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos/Ist

Politik

KPU Hapus 1,2 Juta Data Ganda Pemilih Pemilu 2024

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data pemilih Pemilu 2024 yang terbukti ganda dihapus Komisi Pemilihan Umum (KPU). Data yang dihapus adalah yang ada dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang disahkan jajarannya di tingkat kabupaten/kota.

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos menerangkan, pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024 sudah memasuki fase akhir, karena kebenaran data sudah nyaris mencapai angka 100 persen.

"Data pemilih ganda antarprovinsi (yang belum diselesaikan) 1.034 pemilih. Itu 0,0005 persen. Jadi, data kegandaan sudah ditekan sedemikian rupa dari (total) 204 juta pemilih (di Pemilu 2024)," ujar Betty dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/6).


Dia menjelaskan, terdapat total 1,2 juta data pemilih ganda. Namun setelah dilakukan analisis, tersisa sekitar 616 ribu pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan pada April lalu.

"(Data pemilih) ganda dalam provinsi per dua hari yang lalu, tinggal 672 orang masuk kategori data pemilih ganda. PR (pekerjaan rumah, red) kami tinggal 0,0003 persen," sambungnya.

Maka dari itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI itu memastikan data pemilih yang akan ditetapkan pada awal Juli 2023 mendatang validitasnya teruji.

"Jadi angka ini dapat kami buktikan, dapat kami pertanggungjawabkan. Sehingga mudah-mudahan nanti data DPT semakin membaik," demikian Betty. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya