Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bukan Indonesia, Ternyata Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia ada di Kenya

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 10:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan yang dirilis Reuters Institute Digital News Reports 2023 menyebut pengguna aplikasi video TikTok terbanyak di dunia ada di Kenya.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga tersebut, diketahui bahwa Kenya memiliki 54 persen orang yang menggunakan TikTok untuk tujuan apa pun dan 29 persen untuk menikmati berita.

Sementara di urutan kedua, ada Thailand dengan 51 persen penggunaan umum dan 30 persen berita. Kemudian disusul Afrika Selatan dengan 50 persen penggunaan umum dan 22 persen berita.


Sementara itu, negara dengan penggunaan TikTok terendah ada di Jepang dengan 9 persen penggunaan umum dan 3 persen berita.

Mengutip Nairobi News pada Kamis (22/6), sejak awal diluncurkan oleh perusahaan ByteDance China, TikTok memang dimaksudkan sebagai aplikasi penyedia hiburan.

Tetapi menurut hasil survei, ternyata TikTok juga mendapatkan pijakan dalam distribusi berita, terutama di kalangan audiens yang lebih muda.

"TikTok tetap menjadi jejaring sosial dengan pertumbuhan tercepat, dengan 44 persen pengguna menggunakannya, dan populer di kalangan usia 18-24 tahun," ungkap laporan tersebut.

Platform ini banyak digunakan di beberapa bagian Asia, Amerika Latin, dan Afrika.

Berbeda dengan Twitter dan Facebook, aplikasi TikTok, Instagram, dan Snapchat, cenderung lebih memperhatikan selebriti dan influencer media sosial daripada perusahaan media terkait topik berita.

Dalam laporan disebut ada bukti bahwa penonton terus secara selektif menghindari cerita-cerita penting, seperti biaya hidup, karena mereka sedang mengurangi berita yang menyedihkan dan berusaha melindungi kesehatan mental mereka.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya