Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

UE Teken Kesepakatan Sanksi Kesebelas untuk Rusia

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 06:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perwakilan tetap dari negara-negara anggota Uni Eropa pada Rabu (21/6) sepakat untuk menyetujui paket kesebelas sanksi anti-Rusia.

Kepresidenan Swedia di Dewan Uni Eropa mengumumkan kesepakatan pada Rabu (21/6) itu memperluas sanksi dengan melarangan transit melalui Rusia untuk barang-barang yang dianggap dapat membantu industri pertahanan Rusia.

"Paket tersebut mempertimbangkan pembatasan penjualan barang dan teknologi penggunaan ganda yang sensitif ke negara ketiga yang mungkin menjualnya ke Rusia," kata kepresidenan Swedia dalam pernyataannya.


Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyatakan kelegaannya atas kesepakatan sanksi kesebelas yang sebelumnya sempat terkendala.

“Ini akan memberikan pukulan lebih lanjut ke mesin perang Putin dengan pembatasan ekspor yang diperketat, menargetkan entitas yang mendukung Kremlin. Alat anti-penghindaran kami akan mencegah Rusia mendapatkan barang-barang yang terkena sanksi,” katanya, seperti dikutip dari Reuters.

Paket tersebut juga memasukkan 71 orang dan 33 entitas ke dalam daftar hitam karena diduga terlibat dalam deportasi anak-anak Ukraina ke Rusia.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya