Berita

Mantan Presiden Peru, Pedro Castillo dan mantan Perdana Menteri Peru, Betssy Chavez/Net

Dunia

Mantan PM Peru Ditangkap atas Dugaan Terlibat Rencana Kudeta bersama Castilo

RABU, 21 JUNI 2023 | 10:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penangkapan terhadap mantan perdana menteri Peru, Betssy Chavez, dilakukan setelah dirinya diduga bersekongkol melakukan upaya kudeta bersama mantan Presiden Pedro Castillo.

Dikutip dari Reuters pada Rabu (21/6), atas perintah pengadilan, Chavez saat ini ditahan di rumahnya di selatan kota Tacna.

"Itu dilakukan hanya enam bulan setelah Castillo yang berhaluan kiri ditangkap dan dipenjara atas tuduhan pemberontakan," ungkap laporan tersebut.


Menurut laporan media lokal, Dewan Kriminal Mahkamah Agung Peru telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Chavez.

Sementara jaksa mengajukan permintaan 18 bulan penjara pencegahan untuknya.

Chavez berulang kali membantah ikut serta atau mengetahui dugaan upaya kudeta Castillo.

Selain Chavez, mantan menteri lainnya yang pernah menjabat selama pemerintahan 17 bulan Castillo, juga ikut diselidiki.

Desember tahun lalu, mantan presiden Castillo bersumpah akan membubarkan Kongres dan memerintah Peru.

Kongres yang dipimpin oposisi Peru dengan cepat menggulingkan Castillo dan polisi kemudian menangkapnya.

Pencopotan Castillo memicu kemarahan dan protes keras yang menyebabkan lebih dari 60 orang tewas, sebagian besar dari kelompok pribumi.  

Pemerintah saat ini yang dipimpin oleh Presiden Dina Boluarte, dulunya mantan Wakil Presiden Castillo, membantah telah melakukan pelanggaran selama protes sambil berjanji akan bekerja sama dalam penyelidikan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya