Berita

Presiden Tunisia, Kais Saied/Net

Dunia

Kritik Presiden, Jurnalis Tunisia Ditangkap

RABU, 21 JUNI 2023 | 09:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

  Seorang wartawan terkenal di Tunisia diringkus oleh pihak kepolisian pada Selasa malam  (20/6) waktu setempat atas tuduhan penghinaan terhadap Presiden Kais Saied.

Penangkapan pembawa acara program radio harian Zied Heni ini telah dikonfirmasi oleh pengacaranya.

Penangkapan ini semakin memicu kekhawatiran akan kebebasan berbicara di Tunisia sejak Saied mengambil kekuasaan tambahan pada 2021.


"Pemeriksaan Heni dilakukan tanpa kehadiran pengacara. Apa yang terjadi adalah lelucon yang memperkuat pendekatan otoriter," kata pengacara Heni, Dalila ben Mbarek.

Sejauh ini, Heni sendiri belum memberikan komentar mengenai tuduhan yang dijatuhkan kepadanya setelah  ia dikabarkan telah mengkritik Presiden Tunisia.

Namun, seperti dimuat Reuters, Rabu (21/6), tuduhan penghinaan terhadap presiden diperkirakan dapat membawanya ke penjara dengan hukuman maksimal lima tahun.

Sejak Saied berkuasa, hakim telah menahan atau membuka penyelidikan terhadap lebih dari 20 tokoh politik, anggota peradilan, profesional media, dan pengusaha yang dianggap memiliki ikatan dengan oposisi. Beberapa dari mereka dituding berkonspirasi melawan keamanan negara.

Partai oposisi utama telah mengutuk penangkapan tersebut dengan mengatakan tindakan itu bermotif politik, sementara kelompok-kelompok hak asasi manusia mendesak pihak berwenang negara itu untuk membebaskan mereka yang ditahan.

Kebebasan berbicara merupakan salah satu reformasi utama yang berhasil dicapai oleh rakyat Tunisia setelah revolusi pada tahun 2011 yang menggulingkan presiden diktator Zine El Abidine Ben Ali.

Namun, sejak 2021, kekhawatiran akan kebebasan ini kembali terancam dengan banyak warga Tunisia menuduh Saied sebagai seorang diktator, tuduhan yang telah ditolak oleh pemimpin Tunisia itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya