Berita

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah/RMOL

Politik

Sukses di Dua Pemilu, PDIP Optimistis Menang Lagi pada 2024

JUMAT, 16 JUNI 2023 | 19:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruhnya permohonan uji materiil norma Sistem Proporsional Terbuka, tidak membuat keyakinan PDI Perjuangan untuk memenangkan Pemilu 2024 menurun.

PDIP merupakan satu-satunya fraksi di DPR RI yang mendukung Pemilu 2024 dilaksanakan dengan Sistem Proporsional Tertutup.

Keyakinan tersebut, menurut Ketua DPP PDIP Said Abdullah, karena partai berlogo banteng moncong putih sudah dua kali memenangkan Pemilu dengan Sistem Proporsional Terbuka.


"Pada saat Pemilu 2014 dan 2019, PDIP mengikuti pemilu dengan Sistem Proporsional Terbuka. Alhamdulillah rakyat masih memberikan kepercayaan terhadap PDI Perjuangan, dan kami memenangi Pemilu," ujar Said kepada wartawan, Jumat (16/6).

Sebelum putusan MK yang menolak permohonan kader PDIP, Demas Brian Wicaksana, Said memastikan sikap PDI Perjuangan siap menerima apapun putusan MK.

"PDI Perjuangan sudah melampaui berbagai sistem pemilu," sambungnya, menegaskan optimisme partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

Lebih lanjut, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menyinggung soal penguatan peran kepartaian sebagai lembaga politik, dan kaitannya dengan sistem pemilu.

"Parpol berkewajiban menjalankan kaderisasi, pendidikan politik, dan peserta pemilu yang dengan kekuasaan politik sangat menentukan arah perjalanan bangsa dan negara ke depan," tuturnya.

"Oleh sebab itu, jangan sampai sistem pemilu mengerdilkan sistem kepartaian dengan mengokohkan watak individualisme," tandas Said Abdullah. 

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya