Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah/RMOL

Politik

Said Abdullah Sepakat dengan Jokowi, Estafet Kepemimpinan Jangan Mulai dari Nol

JUMAT, 16 JUNI 2023 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengibaratkan kepemimpinan nasional seperti tongkat estafet, bukan mesin pompa bensin karena harus mulai dari nol lagi, didukung Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah.

“Ya betul. Estafet kepemimpinan, sehingga dari presiden ke presiden melanjutkan apa yang belum dan meng-accelerate visi misi presiden sebelumnya,” ujar Said Abdullah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/6).

Said tidak ingin setiap pergantian presiden yang terpilih tidak melanjutkan program periode sebelumnya yang memang bagus. Namun lebih memilih program baru yang mengakibatkan program lama terbengkalai.


“Ini yang harus kita hindari,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu berharap, Presiden RI berikutnya bisa melanjutkan program-program yang telah dicanangkan Jokowi.

“Terutama Ganjar Pranowo akan melanjutkan itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, kepemimpinan nasional ke depan harus ada keberlanjutan, ibarat tongkat estafet.

“Kepemimpinan itu ibarat tongkat estafet, bukan meteran pom bensin. Kalau meteran pom bensin itu dimulai dari nol ya. Ini apa kita mau seperti itu? Endak kan?" kata Jokowi dalam acara peluncuran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 di Jakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (15/6).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya