Berita

Tim dokter bedah Sri Lanka, dengan batu ginjal terberat dan terbesar di dunia/Net

Kesehatan

Dokter di Sri Lanka Berhasil Mengeluarkan Batu Ginjal Terbesar dan Terberat di Dunia

JUMAT, 16 JUNI 2023 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dokter militer di Sri Lanka berhasil mengeluarkan batu ginjal yang ukurannya lebih besar dari bola bisbol, dan menjadi yang terbesar dalam sejarah medis.

AFP pada Kamis (15/6) melaporkan, dokter melakukan operasi pada pensiunan tentara berusia 62 tahun, Canistus Coonge, pada 1 Juni di Rumah Sakit Angkatan Darat Kolomo di ibu kota Sri Lanka.

"Pengangkatan batu ginjal terbesar dan terberat di dunia melalui operasi besar terjadi pada 1 Juni di Rumah Sakit Angkatan Darat Kolombo," kata militer dalam sebuah pernyataan.


Batu ginjal itu telah secara resmi ditambahkan ke Rekor Dunia Guinness sebagai "batu ginjal terbesar dan terberat" yang pernah dikeluarkan melalui operasi besar.

Batu itu berukuran panjang 13,372 sentimeter – atau lebih dari 5,2 inci, mendekati panjang iPhone 14 Pro – dan beratnya 801 gram, yaitu sekitar 1,76 pon.

Gambar yang diterbitkan oleh Angkatan Darat Sri Lanka menunjukkan benda besar yang ditimbang dan diukur di dalam ruang operasi setelah operasi.

Guinness World Records kemudian mengonfirmasi bahwa batu ginjal itu sebenarnya lebih besar dan lebih berat daripada batu yang memegang rekor sebelumnya.

Sebelumnya, batu ginjal terbesar di dunia ditemukan di India pada tahun 2004, dan berukuran panjang 13 sentimeter, atau sekitar 5,1 inci.

Batu ginjal terberat ditemukan di Pakistan pada tahun 2008, dengan berat 620 gram, atau sekitar 1,2 pon, menurut direktori Guinness.

Batu ginjal adalah endapan yang terbentuk saat mineral dan garam mengkristal di ginjal saat menyaring darah, menurut National Institutes of Health.

Melewati batu dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, membutuhkan pembedahan jika terlalu besar dan tersangkut.

Jika batunya kecil, bisa melewati saluran kemih tanpa menimbulkan gejala. Ketika batu ginjal lebih besar, gejalanya bisa berupa nyeri di punggung, samping, perut bagian bawah atau selangkangan, atau darah dalam urin.

Perawatan medis untuk batu ginjal biasanya melibatkan pemecahan batu menjadi beberapa bagian jika tidak dilakukan pengangkatan seluruhnya.

Coonge mengatakan kepada TV lokal Swarnavahini bahwa dia mengalami sakit perut sejak tahun 2020 dan pengobatan oral tidak membantu.

"Saya disuruh menjalani operasi setelah scan baru-baru ini," katanya. "Aku merasa normal sekarang."

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya