Berita

Ilustrasi/Net

Global

Sempat Terhenti karena Pandemi, Rusia Kembali Lanjutkan Ekspor Minyak ke Korea Utara

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 14:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah laporan yang dikeluarkan PBB pada Rabu (14/6) menyebut Rusia telah kembali melanjutkan pengiriman minyaknya ke Korea Utara sejak akhir tahun lalu.  

Transaksi minyak dua negara sempat terhenti sejak 2020 karena kebijakan pembatasan pandemi Covid-19.

PBB melaporkan total ekspor minyak sulingan Rusia ke Pyongyang dari Desember 2022 hingga April 2023 mencapai 67.300 barel.


"Itu merupakan jumlah pengiriman yang dilaporkan ke PBB sejak Moskow mengatakan telah mengirim 255 barel minyak sulingan ke Korea Utara pada Agustus 2020," bunyi laporan PBB, seperti dimuat Financial Times.

Di bawah sanksi PBB, Rusia dan Korea Utara wajib melaporkan penjualan bulanan minyak sulingan ke komite sanksi Dewan Keamanan Korea Utara.

Hubungan Presiden Kim Jong-un dengan Presiden Vladimir Putin semakin erat sejak invasi meletus Februari tahun lalu.

Di peringatan Russia Day awal pekan ini, Kim menjanjikan dukungan penuh untuk Putin dan menyerukan kerja sama strategis yang lebih erat antara kedua negara.

Selain dengan Rusia, ekspor Korea Utara ke China juga mencapai level tertinggi selama lima tahun terakhir, bahkan selama pandemi.

China mempertahankan pasokan minyak sulingan yang stabil ke Korea Utara dengan mengirimkan 35.669 barel pada Januari dan Februari tahun ini.

Barat khawatir bahwa peningkatan perdagangan lintas batas Korea Utara dengan Rusia dan China akan mendorong keberhasilan Pyongyang mengembangkan program nuklirnya.

Terlebih, Moskow dan Beijing berulang kali menolak resolusi Dewan Keamanan pimpinan AS yang mengutuk program rudal balistik Pyongyang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya