Berita

Bantuan gandum yang dikirimkan India untuk Afghanistan/Net

Dunia

India Kirim 20.000 Metrik Ton Gandum ke Afghanistan

RABU, 14 JUNI 2023 | 12:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komitmen berkelanjutan India untuk menangani krisis kemanusiaan Afghanistan dibuktikan dengan pengiriman 20.000 metrik ton gandum baru.

Mengutip ANI News pada Rabu (14/6), bantuan gandum itu dikirim India melalui pelabuhan Chabahar Iran dan diperkirakan tiba akhir pekan di Provinsi Herat, Afghanistan.

Melalui bantuan yang diberikan, India menunjukkan dedikasinya untuk mempromosikan stabilitas dan kemakmuran Afghanistan.


"Bantuan ini dimaksudkan untuk meringankan kelangkaan pangan parah yang dialami banyak warga Afghanistan saat ini," bunyi laporan tersebut.

Pelabuhan Chabahar Iran digunakan India untuk transit dan menghindari bahaya pengiriman jalur darat.

Disamping itu, India juga ingin dapat mempererat kolaborasi dengan negara tetangga.

Pengiriman melalui pelabuhan Iran, dilakukan setelah sebelumnya India sukses mengirimkan 40.000 ton metrik gandum melalui perbatasan Pakistan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya