Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dua Tanker Tabrakan, Sungai Siberia Penuh Tumpahan Bensin

RABU, 14 JUNI 2023 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua kapal tanker, salah satunya membawa bensin, bertabrakan di Sungai Lena di Wilayah Irkutsk, Siberia.

Dikutip dari Interfax, Selasa (13/6), kapal tanker TR-901, yang sedang menjalani perbaikan di pelabuhan di Alekseevsk, bertabrakan dengan sebuah kapal tanker TR-900 Erofei Khabarovsk, yang membawa 832 ton bensin, pada Senin.

"Bahan bakarnya bocor ke sungai," juru bicara layanan darurat setempat mengatakan kepada kantor berita TASS.


Akibat tabrakan tersebut, salah satu kontainer berisi ratusan ton bahan bakar rusak. bahan bakar itu mulai tumpah ke sungai. Para kru berusaha memompanya  ke dalam wadah yang tidak rusak.
 
Kepala daerah, Igor Kobzev, mengatakan tidak ada korban jiwa dan tabrakan itu disebabkan karena salah satu kapten kapal sedang mabuk.

Departemen investigasi telah memulai pemeriksaan berdasarkan bukti-bukti di lokasi kejadian, tentang pelanggaran persyaratan di bidang keamanan transportasi dan pelanggaran aturan perlindungan lingkungan selama bekerja.

Hanya beberapa menit setelah bahan bakar tumpah ke laut, lapisan minyak dengan ketebalan 10 mm terlihat mengapung di permukaan air. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS, satu ton bahan bakar yang tumpah itu  bisa menutupi area hingga 12 kilometer persegi.

Tumpahan minyak berbahaya bagi ikan, burung, dan mamalia air. Selapis tipis bensin menghalangi akses oksigen ke organisme, yang membuat mereka perlahan mati. Mengkonsumsi  ikan seperti itu dapat menyebabkan infeksi usus akut pada manusia.

Jika kecelakaan terjadi di dekat kota atau pemukiman lain, maka efek toksiknya meningkat, karena minyak atau produk minyak membentuk senyawa berbahaya dengan polutan lain yang berasal dari manusia.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya