Berita

Aktivis GMNI Banda Aceh, Riga Wantona/Ist

Nusantara

Dianggap Netral, Aktivis GMNI Dukung Achmad Marzuki Tetap Jabat Pj Gubernur Aceh

SELASA, 13 JUNI 2023 | 17:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan kepada Ahmad Marzuki untuk tetap menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh berdatangan dari kalangan mahasiswa. Achmad Marzuki dinilai dapat menstabilkan suasana politik Aceh selama satu tahun terakhir menjabat Pj Gubernur.

"Achmad Marzuki dapat merangkul semua kalangan di Aceh," kata aktivis mahasiswa Bener Meriah, Riga Wantona, dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (13/6).

Pandangan tersebut disampaikan Riga merespons munculnya calon Pj Gubernur Aceh tahun kedua yang diusulkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh belum lama ini.


"Hanya satu (nama) yang diusulkan DPRA, padahal Mendagri minta tiga nama calon Pj Gubernur Aceh," lanjut Riga.

Ditegaskan Riga, dukungannya kepada Achmad Marzuki bukan karena yang bersangkutan berasal dari kalangan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Ini lebih kepada agar Pj Gubernur Aceh nantinya bisa netral seperti yang kita rasakan dalam satu tahun terakhir," jelasnya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Riga menilai Ahmad Marzuki cocok menjabat Pj Gubernur Aceh untuk tahun kedua. Menurutnya, siapapun yang dipilih Presiden sebagai Pj Gubernur Aceh nanti haruslah netral dari kepentingan partai politik.

"Ini supaya dapat mengayomi seluruh elemen politik di Aceh," ujarnya.

Riga juga berharap DPR Aceh, Mendagri, dan Presiden dapat mempertimbangkan Achmad Marzuki untuk dapat melanjutkan jabatannya sebagai Pj Gubernur Aceh.

"Karena satu tahun ini beliau netral dan politik di Aceh stabil, maka tidak ada salahnya untuk melanjutkan. Apa lagi kita akan memasuki tahun politik 2024," tandas pemuda yang juga Aktivis GMNI Kota Banda Aceh ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya