Berita

Tentara Ukraina/Net

Dunia

Luncurkan Serangan Balasan, Pasukan Ukraina Berhasil Bebaskan Tiga Desa

SELASA, 13 JUNI 2023 | 11:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan balasan yang diluncurkan Ukraina sejak akhir pekan lalu, berhasil membebaskan tiga desa dari pendudukan Rusia.

Mengutip The Defense Post pada Selasa (13/6), desa yang berhasil dibebaskan pertama kali adalah Neskuchne yang ada di wilayah Donetsk pada Minggu pagi (11/6).

"Bendera Ukraina telah berkibar lagi di Neskuchne," kata dinas penjaga perbatasan Ukraina.


Kemudian desa terdekat dari Neskuchne, yakni Blagodatne juga berhasil direbut kembali.

Hal itu terungkap dalam tayangan video yang memperlihatkan tentara mengibarkan bendera Ukraina di atas bangunan yang hancur di desa Blagodatne.

Kemudian pada Minggu malam (11/6), Wakil Menteri Pertahanan Ganna Malyar mengatakan pasukan Ukraina telah merebut kembali desa ketiga, Makarivka, di barat laut Blagodatne.

Meski misi pembebasan cukup berhasil, namun tiga orang tewas dan sedikitnya 23 lainnya luka-luka ketika Rusia menembaki kapal penyelamat yang mengevakuasi warga sipil dari wilayah pembebasan.

Pada Sabtu (10/6) Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkonfirmasi serangan balasan terhadap pasukan Rusia telah dimulai.

Menurut lembaga think tank Institute for the Study of War dari Washington, pasukan Kyiv telah meluncurkan operasi balasan di setidaknya empat area garis depan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya