Berita

Forum Negarawan gelar diskusi di Ruang Balairung Pahlawan, Museum Satriamandala, Jakarta Selatan, Minggu siang (11/6)/RMOL

Politik

Kumpul di Museum Satriamandala, Forum Negarawan Bahas Kriteria Kepemimpinan Nasional

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 14:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kriteria kepemimpinan nasional dibahas puluhan tokoh yang tergabung dalam Forum Negarawan. Mereka menggelar diskusi di Ruang Balairung Pahlawan, Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan, Minggu siang (11/6).

Inisiator Forum Negarawan, Eko Sriyanto Galgendu, mengatakan, bertepatan bulan Pancasila, Forum Negarawan melakukan diskusi soal kriteria kepemimpinan nasional. Salah satunya mengulas 18 karakter kepemimpinan Gadjah Mada.

Eko menerangkan, pemimpin nasional harus memiliki beberapa kriteria penting. Karakter itu diantaranya: bijak, jiwa yang tenang dalam menghadapi suatu permasalahan, bertanggung jawab, berwibawa, dan tahan terhadap tekanan pihak lain dalam setiap membuat suatu kebijakan.


Ia berharap, Forum Negarawan mampu melahirkan para negarawan dari luar unsur partai politik.

"Maka di sini hadir purnawirawan jenderal, tokoh masyarakat, para cendekiawan, intelektual, TNI, Polri, untuk memperkuat negara ini," kata Eko kepada wartawan.

Eko menegaskan, Forum Negarawan bersifat non partisan. Artinya, kehadiran forum negawaran ingin hadir di tengah situasi politik yang berkembang saat ini. Eko menambahkan bahwa keberadaan Forum Negarawan tidak untuk mengusulkan atau bahkan mendukung salah satu calon presiden.

"Forum ini akan memberikan pendidikan politik negara kepada masyarakat, supaya masyarakat punya pedoman tentang kriteria kemampuan, tanggung jawab, karakter dari para calon presiden," pungkas Eko.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, sekitar 30 tokoh sudah hadir di acara ini. Beberapa tokoh yang hadir, di antaranya Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto, Bambang Sulistomo, Jenderal (Purn) Agustadi Sasongko, Nurrachman Oerip, Marsekal Muda TNI (Purn) Tatang Kurniadi, Marsma TNI (Purn) Bastari, hingga Komjen Dharma Pongrekun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya