Berita

Pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan/RMOL

Politik

AHY Masuk Bursa Cawapres PDIP, Tanda Zig-zag Parpol Dimulai

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 16:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemunculan nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) PDI Perjuangan menunjukkan ada gaya politik tertentu yang sedang dimainkan partai di tengah ketidakpastian koalisi pilpres.

"Penyebutan AHY oleh Puan Maharani (Ketua DPP PDIP) sebagai nominator cawapres Ganjar menandai adanya manuver politik zig-zag parpol," ujar pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/6).

Menurutnya, politik zig-zag terjadi karena masing-masing poros koalisi belum merasa yakin untuk menang satu putaran, mengingat muncul 3 nama bakal calon presiden (Capres) 2024.


"Jadi antar poros koalisi masih terlihat saling merayu, saling menggoda bahkan saling mengamputasi," tuturnya.

Dekan FISIP Universitas Sutomo itu menyebutkan, 3 bakal capres potensial 2024 antara lain Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan politisi PDIP Ganjar Pranowo.

Persaingan antara 3 bakal capres yang kemungkinan diusung kubu berbeda, yakni Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), dan Koalisi PDIP, akan ketat.

"Dengan peta elektabilitas capres yang sangat kompetitif antara Prabowo, Ganjar, dan Anies, masing-masing poros koalisi tentu ingin mendapatkan tambahan dukungan parpol," tuturnya.

"Inilah yang menyebabkan manuver zig-zag parpol tidak bisa dihindari," demikian Yusak menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya