Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurthi Yudhoyono saat bertemu Ketua DPP PDIP Puan Maharani/Net

Politik

Kompetensi AHY Telah Diakui PDIP

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PDI Perjuangan secara tersirat mengakui bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah sosok yang kompeten dalam memimpin bangsa.

Pengamat politik dari Citra Institute, Yusak Farchan menjelaskan bahwa pernyataannya itu didasarkan pada bahasa politik Ketua DPP PDIP Puan Maharani usai Rakernas III PDIP. Puan, kala itu, menyebut AHY ikut masuk dalam radar calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo.

"Penyebutan nama AHY adalah bentuk pengakuan PDIP atas kompetensi AHY sebagai cawapres," ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/6).


Meski begitu, Dekan FISIP Universitas Sutomo itu mengamati, persaingan di bursa cawapres 2024 tidak mudah. Sebabnya, dia mendapati nama mentereng lain dipertimbangkan dalam daftar cawapres PDIP hasil Rakernas III itu.

"AHY masih harus bersaing ketat dengan bakal cawapres potensial lainnya seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil," demikian Yusak menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya