Berita

Wakil Bupati Morowali Utara (Morut) periode 2021-2026, Djira Kendjo/RMOL

Hukum

Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor DPRD, KPK Kembali Periksa Wabup Djira Kendjo

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 14:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Bupati Morowali Utara (Morut) periode 2021-2026, Djira Kendjo kembali dipanggil dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pembangunan kantor DPRD di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morut, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini, Jumat (9/6), pihaknya memanggil 15 orang sebagai saksi dalam perkara yang belum diumumkan tersangkanya ini.

"Pemeriksaan di Aula Reserse Kriminal Khusus Polda Sulteng, Jalan Sam Ratulangi nomor 78, Besusu Bar, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulteng," ujar Ali kepada wartawan, Jumat siang (9/6).


Saksi-saksi yang dipanggil, yaitu Djira Kendjo selaku Wabup Morut periode 2021-2026 atau Sekretaris DPRD Kabupaten Morut periode 2014-2017, Baso Mukhtar selaku Direktur CV Aditya Cipta Mediajasa.

Selanjutnya, Alamsyah selaku Sekretaris Dinas PUPR Pemkab Morut, Benilemba Padjula selaku Perancang Perundang-udangan Ahli Muda pada Bagian Hukum Sekretariat Kantor Bupati Morut, Edward Antonius Silalahi selaku Analis Pengawasan pada Inspektorat Kabupaten Morut, Harjoin Bate selaku wiraswasta.

Kemudian, Hotman Parlindungan Damanik selaku Kasubbag Program Keuangan dan asset di Bappelitbangda Pemkab Morut, Lilli Umi Kalsum selaku Tenaga Logistik Pembangunan Gedung Kantor DPRD Kabupaten Morut Tahap I tahun 2016, Lohmeyer Prasasti Bawu selaku Sekretaris Tim Pokja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi II tahun 2016.

Lalu, Maxi Marselus Toreh selaku Staf Persidangan Komisi I DPRD Kabupaten Morut, Sulkarnain selaku karyawan PT Wijaya Karya (Wika) Beton, Supriyanto selaku wiraswasta, Yulis Dertha Tonigi selaku Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Morut sejak 2017-2019, Mohammad Fahri selaku Asisten Tenaga Ahli CV Aditya Cipta Mediajasa tahun 2015, dan Andi Anwar selaku swasta.

Untuk saksi Wabup Morut, Djira Kendjo sebelumnya telah diperiksa sebanyak dua kali, yakni pada Kamis 15 Desember 2022, dan pada Kamis (5/1).

Pada Kamis (5/1), KPK juga memeriksa Bupati Morut, Deli Julkarson Hehi, dan Masjudin Sudin selaku Kepala BPKAD Pemkab Morowali Utara. Dari ketiga saksi itu, KPK menyita uang Rp 8 miliar dari kas daerah Pemkab Morut.

KPK pada Senin 21 November 2022 resmi mengumumkan sedang melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan terkait pembangunan kantor DPRD di Pemkab Morut. Perkara tersebut sebelumnya ditangani tim penyidik Polda Sulawesi Tengah dan KPK melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi melakukan pengambilalihan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya