Berita

Konferensi pers oli oplosan di Jawa Timur/RMOL

Hukum

Kawanan Oli Oplosan di Jawa Timur Diringkus

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 18:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) mengungkap kasus tindak pidana produksi dan peredaran oli palsu di Gresik dan Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Dari pengungkapan itu, lima orang, AH, AK, FN, Tom dan Jerry, ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Hersadwi Rusdiyono, peran masing-masing tersangka berbeda. AH, AK dan FN sebagai pemilik usaha, serta Tom dan Jerry bagian operasional, terbagi di 9 gudang.


“Lokasi atau TKP ada 9 (gudang), 6 gudang ada di kawasan pergudangan industri Legundi Business Park, Driyorejo, Kabupaten Gresik,” kata Hersadwi, di Lobi Bareskrim Mabes Polri, Kamis (8/6).

Dan dua gudang di kawasan pergudangan Satria Eco Park, Jalan By Pass Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Barang bukti yang diamankan diantaranya 35.730 botol oli mesin motor berbagai jenis, AHM, Yamalube, Federal, Pertamina kemasan 0,8 dan 1 liter siap edar, serta 1.203 botol oli mesin mobil kemasan 3,5 dan 4 liter siap edar.

Penyidik juga mengamankan mesin pencetak kemasan plastik dan tong besar berisi oli oplosan.

Para tersangka dijerat pasal berlapis, mulai Pasal 100 ayat 1 dan atau ayat 2 UU 20/2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, dengan ancaman hukumannya 5 tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar.

Selain itu juga Pasal 120 ayat 1 JO Pasal 53 ayat 1 huruf B UU 3/2014 tentang Perindustrian, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp3 miliar.

Pasal lainnya, Pasal 62 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 1 huruf A dan D UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 2 miliar, serta Pasal 382 BIS KUHP Jo Pasal 55 tentang Persaingan Curang dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun 4 bulan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya