Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi dan Prabowo Tidak akan Berseteru Gara-gara Proposal Damai Rusia-Ukraina

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 08:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kemungkinan Presiden Joko Widodo akan berseteru dengan Menteri Pertahanan terkait Proposal Perdamaian Rusia-Ukraina terbilang kecil. Keduanya akan tetap harmonis dalam mengarungi Pilpres 2024.

Begitu kata komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis pagi (8/6). Spekulasi ketegangan Jokowi-Prabowo sempat muncul usai Jokowi menyatakan akan memanggil Prabowo untuk mencari tahu kenapa proposal itu ditolak.

Tamil mengatakan, salah satu peran Indonesia dalam PBB adalah aktif mengupayakan perdamaian dunia. Untuk itu, Indonesia turut berdialog di kancah internasional.


“Nah pada saat momen tersebut, tentu Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan merepresentasikan negara," ujar Tamil.

Apa yang disampaikan Prabowo dalam proposal perdamaian Rusia-Ukraina, kata Tamil, menunjukkan kualitas Indonesia yang humble dan memikirkan perdamaian dunia untuk kemaslahatan masyarakat dunia.

"Itu hal yang biasa, sebagai kontingen negara bicara di kancah internasional. Tinggal nanti ketika Pak Prabowo pulang, Pak Prabowo akan melaporkan hal itu kepada pimpinannya, dalam hal ini Pak Presiden," kata Tamil.

Dia yakin proposal itu tidak akan dijadikan pintu masuk Jokowi untuk cawe-cawe politik menghambat laju Prabowo. Hubungan keduanya akan tetap harmonis seperti biasanya.

"Biar bagaimanapun karir politik Jokowi itu adalah akibat tangan dingin Prabowo," terang Tamil.

Prabowo, sambungnya, memiliki peran besar ketika membawa Jokowi dari Solo ke DKI Jakarta dan diusung sebagai gubernur. Bahkan, Prabowo sampai mendatangi Megawati Soekarnoputri agar PDIP mendukung Jokowi.

"Jadi, histori-histori ini semua diketahui oleh Jokowi. Dan saya kira, agak terlalu jauh kalau kemudian peristiwa ini menjadi triger bahwa Jokowi akan berseteru dengan Prabowo,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya