Berita

Dalai Lama dan Paus Fransiskus/Net

Dunia

Dalai Lama Hingga Paus Fransiskus Berduka atas Kecelakaan Kereta Api Tragis di India

SENIN, 05 JUNI 2023 | 07:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, menyampaikan ucapan belasungkawa atas kecelakaan kereta api mematikan yang terjadi di Odisha, India, baru-baru ini.

Dalam surat yang ditulis kepada Ketua Menteri Odisha, Naveen Patnaik, Dalai Lama mengekspresikan kesedihannya melihat laporan tentang hilangnya 288 nyawa, dan 803 korban luka dari kecelakaan tragis tersebut.

"Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang kehilangan orang yang dicintai, dan berdoa untuk semua orang yang terluka dan yang terkena dampak tragedi ini,” tulisnya, seperti dikutip ANI News.


Dalam pernyataan resminya, sebagai aksi solidaritas dengan masyarakat, Dalai Lama Trust (DLT) mengumumkan bahwa mereka memberikan sumbangan untuk perawatan medis, serta kegiatan bantuan dan penyelamatan untuk membantu para korban.

Tidak hanya Dalai Lama, belasungkawa juga mengalir deras dari seluruh dunia, termasuk Kepala Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus.

Selama doa Angelus pada Minggu (4/6) di Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus mengenang para korban kecelakaan kereta api India dengan memanjatkan doa.

"Semoga Bapa surgawi kita menerima jiwa orang yang meninggal ke dalam kerajaannya," kata Paus, menurut Berita Vatikan.

Setelah mengakhiri ibadah, Paus menuturkan bahwa doanya akan selalu bersama para korban kecelakaan kereta api India, dan memberi dukungan sepenuhnya kepada kerabat dan keluarga para korban yang ditinggalkan serta korban yang mengalami luka-luka.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya