Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Berani Deklarasi Cawe-cawe, Tamil Selvan: Jokowi Sedang Paranoid

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 22:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo dianggap tengah paranoid atau ketakutan skandalnya terbuka, jika jagoannya kalah pada kontestasi Pilpres 2024. Sehingga secara tegas menyatakan ikut cawe-cawe.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, mengatakan, sikap paranoid yang ditunjukkan Jokowi saat ini bisa dimaknai bahwa ada ketakutan terselubung di dalamnya.

"Secara politik ketakutan itu sangat mudah kita tebak. Karena apa, satu, ketakutan pengaruh politik hilang, dan kedua, tentu ketakutan akan adanya kesalahan-kesalahan atau potensi-potensi kesalahan yang mungkin terbuka di kemudian hari," urai Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/6).


Dia juga menilai Jokowi lupa, bahwa sebelumnya pernah menyatakan tidak akan cawe-cawe pada Pilpres 2024.

"Kalau hari ini terang-terangan mengatakan akan cawe-cawe, tentu Pilpres 2024 bukan kontestasi netral. Seorang presiden, jabatan eksekutif tertinggi di bangsa ini, dengan lantangnya mendeklarasikan diri akan cawe-cawe, maka Pemilu yang diselenggarakan KPU dan jajarannya, tidak bisa kita jamin netralitasnya," jelas Tamil.

Dosen Universitas Dian Nusantara itu juga mencurigai bahwa pada Pilpres 2019 lalu sebenarnya Jokowi juga menggunakan kekuasaannya untuk memenangkan periode keduanya.

"Saya melihat, slogan atau istilah yang saya gunakan itu, Jokowi sedang paranoid politik. Paranoid itu menggambarkan ketakutan. Semakin paranoidnya dikedepankan, artinya ada ketakutan akan skandal-skandal tertentu yang mungkin ditutup-tutupi atau yang mungkin ditakutkan untuk terbuka," pungkas Tamil.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya