Berita

Megawati dan Joko Widodo/Net

Politik

Masalah Papua Tak Kunjung Usai, Megawati Salah Tunjuk Petugas Partai

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 21:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjabat presiden dua periode ternyata tak membuat Joko Widodo alias Jokowi berhasil mengatasi persoalan di Papua.

Kenyataan itu membuat Presiden RI ke-5 yang sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bersedih.

Menurut aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, Megawati telah salah menunjuk Jokowi yang merupakan kader PDIP, sebagai 'petugas partai'.


"Jokowi gagal," tegas Andi, saat diwawancarai Kantor Berita politik RMOL, Kamis (1/6), terkait kekecewaan Mega atas berlarut-larutnya masalah di Papua.

Menurut dia, tak terlihat upaya Jokowi untuk menyelesaikan konflik di Papua. Dia bahkan dinilai sama sekali tidak menyentuh permasalahan yang ada Papua.

Untuk itu Andi Sinulingga mengingatkan Megawati agar tidak salah lagi menunjuk petugas partai di Pemilu 2024. Terlebih saat ini PDIP sudah memilih Ganjar sebagai Bacapres.

"Pak Jokowi itu lebih baik dari Ganjar, Kalau pak Jokowi saja gagal urus Papua, apalagi Ganjar!" sergah Andi Sinulingga.

Seperti diberitakan sebelumnya, Megawati mengaku, saat menjadi presiden sudah memahami permasalahan yang terjadi di daerah, termasuk Papua. Sebab itu dia heran dengan permasalahan di Bumi Cenderawasih yang hingga kini tak kunjung selesai.

Kesedihan itu diungkapkan saat menghadiri pengoperasian Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Karno-369, di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/6).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya