Berita

Acara Mini Exhibition yang diikuti oleh perusahaan-perusahaan Indonesia dalam perayaan Hut ke-62 Angkatan Bersenjata Diraja Brunei Darussalam (ABDB) pada Rabu, 31 Mei 2023/KBRI Bandar Seri Begawan

Dunia

Industri Pertahanan Indonesia Berpartisipasi dalam Perayaan Hut Angkatan Bersenjata Brunei Darussalam

RABU, 31 MEI 2023 | 16:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan industri pertahanan Indonesia berpartisipasi dalam Pameran Kedirgantaraan dan Alutsista pada Rabu (31/5). Pameran ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan HUT ke-62 Angkatan Bersenjata Diraja Brunei Darussalam (ABDB).

Menurut Kuasa Usaha ad interim KBRI Bandar Seri Begawan, Irwan Iding, dalam perayaan tahun ini ABDB membuat terobosan baru dengan mengundang militer dan industri pertahanan dari negara-negara sahabat, termasuk Indonesia.

“Momen ini merupakan kesempatan yang baik bagi Indonesia untuk lebih memperkuat hubungan kerja sama pertahanan dengan Brunei Darussalam. Terlebih lagi pameran ini dibuka oleh Sultan Hassanal Bolkiah sehingga menjadi ajang yang tepat untuk memperlihatkan produk-produk alutsista Indonesia," ujarnya.


Kementerian Pertahanan RI mengirimkan delegasinya yang dipimpin oleh Kolonel Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo, dan mengikutsertakan Pesawat TNI AU C295 untuk ditampilkan bersama-sama dengan sejumlah pesawat angkut dan pesawat tempur dari berbagai negara.

Berdasarkan siaran pers dari KBRI Bandar Seri Begawan, sebanyak 14 peserta dari Angkatan Udara dan 40 peserta dari industri pertahanan yang berasal dari 9 negara, turut berpartisipasi dengan menampilkan peralatan dan perangkat keamanannya, mulai dari senjata kecil, sistem komunikasi, kendaraan otonom, sampai dengan sistem transportasi yang bervariasi di ketiga domain darat, laut, dan udara.

Sementara pada acara Mini Exhibition, perusahaan-perusahaan Indonesia juga turut menampilkan produk pertahanannya dari PT. Pindad, PT. PAL, PT. DI, dan PT Napindo.

Menurut PT. Pindad, salah satu perusahaan yang ikut dalam pameran tersebut, dengan membawa mock-up atau miniatur dari berbagai produk unggulannya seperti Kendaraan Badak 6x6, Senapan Serbu SS2-V4, Pistol G2 Combat,  berharap dapat memperluas portofolio ekspornya di kawasan ASEAN serta mendukung senjata ABDB.

"Kami dapat mendukung ABDB, dengan memperkuat dan memodernisasi berbagai alutsista yang dimilikinya guna menciptakan keamanan di Kawasan ASEAN dan mempererat hubungan antara Republik Indonesia dan Negara Brunei Darussalam," ujar perwakilan dari perusahaan tersebut.

Perayaan HUT ABDB ini adalah kesempatan bagi Kementerian Pertahanan dan Pihak Militer Brunei Darussalam untuk berinteraksi dengan berbagai perusahaan pertahanan dan memperkuat hubungan dengan mitra-mitra dialognya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya