Berita

Simulasi kertas suara Pemilu 2024 dalam rapat dengar pendapat di DPR RI/RMOL

Politik

Agar Pemilih Tak Bingung, Desain Surat Suara Sama Seperti Pemilu 2019

SELASA, 30 MEI 2023 | 15:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Agar tak membingungkan pemilih, desain surat suara Pemilu 2024 tidak mengalami perubahan dari segi penempatan, khususnya untuk pemilihan legislatif (Pileg).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari, menjelaskan, surat suara Pileg 2024 disusun berdasar pola membaca buku.

Dia juga menjelaskan, kolom nama Caleg diurutkan sesuai nomor urut partai politik (Parpol) peserta Pemilu, dari ujung kiri ke kanan.


"Surat suara yang sudah digunakan posisinya itu (seperti) 2019, ada 16 (parpol saat itu). Cara menyusunnya mulai dari baris atas sisi kiri, satu, dua tiga, empat, kemudian dimulai dari kiri lagi," urai Hasyim kepada wartawan, Selasa (30/5).

Anggota KPU RI dua periode itu juga menuturkan, salah satu pertimbangan membuat desain surat suara mengikuti pola membaca buku, karena masyarakat sudah terbiasa sejak Pemilu sebelum-sebelumnya.

"Peserta Pemilu dan pemilih sudah familiar dengan susunan yang demikian, kalau diubah lagi butuh sosialisasi yang tak mudah," jelasnya.

Meski begitu pada Pileg 2024 ada perbedaan jumlah Parpol peserta Pemilu, sehingga ada penyesuaian tata letak untuk dua Parpol pada barisan kertas suara.

"Karena ada tambahan dua partai, akan jadi pertimbangan apakah penempatannya di tengah, atau supaya konsisten dimulai urut kiri yang nomor 17 dan 18," katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya