Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bentrokan Antaretnis di India Pecah, 40 Orang Meninggal Dunia

SENIN, 29 MEI 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bentrokan antaretnis di Manipur, India kembali pecah. Akibatnya, lebih dari 40 orang, termasuk dua polisi, meninggal dunia dalam insiden berdarah yang terjadi selama dua hari ini.

Ketua Menteri Manipur, N Biren Singh, mengatakan puluhan pemberontak berusaha mengganggu keamanan warga sipil. Sebagai tanggapan, otoritas mengambil tindakan tegas dengan mengirim pasukan militer dan aparat keamanan lainnya ke Manipur.

“Para pemberontak telah menggunakan senapan serbu M-16 dan AK-47 serta senapan sniper terhadap warga sipil. Mereka datang ke banyak desa untuk membakar rumah,” kata media lokal mengutip pernyataan Singh pada Minggu (28/5).


Berdasarkan laporan yang dimuat Al Jazeera pada Senin (29/5), konflik di Manapur dipicu oleh masalah antaretnis, setelah pemerintah India berencana memperluas kuota ekonomi, termasuk pekerjaan dan tunjangan lainnya untuk mayoritas etnis Meitei beragama Hindu. Hal itu menyebabkan kecemburuan oleh suku Kuki, yang sebagian besar beragama Kristen.

Memanasnya situasi membuat ribuan masyarakat Manipur memutuskan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah negara bagian juga memberlakukan jam malam, serta mengerahkan ribuan aparat keamanan di wilayah berpenduduk 3,2 juta itu.

Sementara internet di area tersebut telah terputus selama berminggu-minggu.

Adapun sebagian besar korban diyakini berasal dari komunitas Kuki, dengan beberapa desa dan gereja mereka dihancurkan oleh massa Meitei.

Manipur yang terletak jauh di timur laut India itu telah lama menjadi pusat ketegangan antaretnis, khususnya kelompok Meitei dan Kuki yang kerap melakukan aksi saling serang.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya