Berita

Representative Images/Net

Global

Inggris akan Bantu Berantas Penyelundupan Manusia di Afrika Utara

SENIN, 29 MEI 2023 | 11:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Inggris berkomitmen untuk membantu memberantas perdagangan manusia di negara-negara Afrika Utara.

Menurut surat kabar The Times, kepolisian Inggris, akan bergabung dengan Petugas Badan Kejahatan Nasional   untuk menghentikan para penyelundup manusia di kawasan itu.

Dalam melakukan upaya tersebut Menteri Negara Imigrasi Inggris Robert Jenrick akan melakukan perjalanannya ke negara Afrika Utara dan Eropa mulai pekan ini, termasuk ke Aljazair, Tunisia, Italia dan Prancis.


"Kunjungan itu untuk melakukan diskusi dengan mitra internasional, terkait tantangan global bersama dari kejahatan imigrasi yang terorganisir," tulis The National News dalam laporannya, Senin (29/5),

Perjalanan Jenrick dilakukan saat Departemen Dalam Negeri Inggris meluncurkan kampanye yang bertujuan mencegah penyelundupan manusia yang dilakukan oleh geng kejahatan terorganisir yang mengiming-imingi hidup indah di negara lain.

Dalam kampanye tersebut, pemerintah Inggris memperkenalkan langkah penahanan dan pemulangan kembali ke negaranya kepada para migran jika mereka melakukan perjalanan ilegal dengan rute berbahaya itu.

"Kelompok penyelundup kriminal tidak peduli dengan keselamatan orang-orang yang diselundupkan, mereka tidak memiliki keraguan untuk menjajakan kebohongan online, bahkan membahayakan anak-anak," kata seorang juru bicara kantor Departemen Dalam Negeri.

Menurut angka dari departemen tersebut, kurang dari 7000 orang telah terdeteksi melakukan perjalanan berbahaya ke negaranya pada 2023 ini, melalui jalur Italia dan Prancis.

Untuk itu, pemerintah Inggris berjanji akan menghancurkan praktik penyelundupan manusia, khususnya yang sebagian besar berasal dari negara-negara di Afrika Utara dengan mengerahkan aparat keamanannya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya