Berita

Ahmad Muzani saat menyerahkan bantuan/Ist

Politik

Pesan Wakil Ketua MPR di Tahun Politik: Beda Pilihan Boleh, tapi Tetap Jaga Persatuan

JUMAT, 26 MEI 2023 | 20:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Universitas Islam An Nur di Kota Baru, Lampung Selatan, mendapat bantuan mobil ambulan. Selain itu, kendaraan operasional juga diberikan kepada Lazis NU, melalui pengurus NU Pringsewu.

Bantuan itu disalurkan melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Dompet Dhuafa, terealisasi atas inisiatif Ahmad Muzani, yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil Lampung II.

Muzani berharap bantuan itu bermanfaat untuk membantu kesehatan kampus dan masalah masyarakat sekitar.


"Saya berharap ambulan ini tidak dipakai, karena lingkungan kampus dan masyarakat semuanya sehat, sehingga tidak memerlukan ambulan," harap Muzani via keterangan tertulis, Jumat (26/5).

Di hadapan konstituen, dia juga menyinggung tahun politik. Menurutnya, masyarakat Lampung harus bisa menjaga kondusifitas.

"Kita sedang menghadapi tahun politik. Suasananya kadang hangat, kadang adem. Sebagai orang berilmu, kita harus jaga ukhuwah islamiyah, persaudaraan, dan kegotongroyongan," kata Wakil Ketua MPR itu.

Sekjen Partai Gerindra itu juga menambahkan, persatuan sangat penting bagi pembangunan di sebuah negara. Dengan persatuan, perdamaian bisa tercipta. Sehingga suasana kondusif bermasyarakat terjaga.

Muzani menyadari, terkadang elite-elite politik mudah sekali bersatu kembali. Namun di level masyarakat terkadang butuh waktu untuk kembali bersatu, akibat perbedaan pilihan politik.

Karena itu Muzani mengingatkan kembali agar perbedaan politik tidak menjadi sumbu-sumbu perpecahan di tengah masyarakat.

"Pak Prabowo dan Pak Jokowi telah memberi contoh tentang pentingnya mengutamakan persatuan demi keutuhan bangsa dan negara. Yang penting jangan Golput," katanya.

"Karena Golput menunjukkan kita tidak memiliki keberpihakan atas hak kita sendiri. Begitu juga partai politik. Pilihan boleh berbeda, tapi persatuan dan persaudaraan harus yang utama," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya