Berita

Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring/Net

Politik

Muncul Wacana Duet Prabowo-Ganjar, Tifatul Sembiring: PDIP Itu Pemenang, Emang Mau?

JUMAT, 26 MEI 2023 | 06:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kemunculan wacana untuk menduetkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo sebagai pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) membuat PKS kaget. Sebab, tidak yakin duet itu akan bisa terwujud.

Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring tidak yakin PDIP bisa legawa mendudukkan kader di posisi nomor 2 pada Pilpres 2024. Apalagi, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengumumkan sendiri bahwa partainya akan mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Di satu sisi, PDIP merupakan partai pemenang Pemilu 2019, sementara suara Gerindra berada di bawah banteng moncong putih..


“Hah, masak gitu. PDIP itu pemenang Pemilu 2019 lho. Emang mau?” tanya Tifatul keheranan lewat akun Twitter pribadinya, Jumat (26/5).

Wacana ini kali pertama muncul dari Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi. Katanya, presiden Joko Widodo masih berupaya menduetkan Ganjar dan Prabowo.

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai bahwa komposisi yang paling memungkinkan adalah Prabowo sebagai capres dan Ganjar cawapres. Ini lantaran PDIP sudah pernah memberi janji akan mengusung Prabowo.

Di satu sisi, elektabilitas Prabowo lebih kuat dibandingkan Ganjar. Prabowo, katanya, juga memiliki mayoritas pemilih dari partai lain, sementara Ganjar hanya disuplai dari pemilih PDIP, Megawati, dan Jokowi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya