Berita

Lambang Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat/Net

Dunia

Ancaman Keamanan di Amerika Serikat Meningkat Jelang Pilpres 2024

KAMIS, 25 MEI 2023 | 20:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ancaman keamanan di Amerika Serikat (AS) masih tinggi jelang pemilihan presiden yang akan digelar pada tahun 2024. Hal ini sebagaimana dilaporkan Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), Alejandro Mayorkas dalam Buletin Sistem Penasihat Terorisme Nasional.

Dia mengurai bahwa ancaman di lingkungan AS akan meningkat di tahun politik. Selain itu, setiap individu juga berpotensi termotivasi untuk melakukan kekerasan di ajang pemilu.

“Terutama yang berkaitan dengan masalah sosial politik,” tulis laporan tersebut.


Ancaman itu didorong oleh kelompok ekstremis, yang berusaha untuk menyebarkan keyakinan ideologis, dan keluhan pribadi terhadap negara.

"Infrastruktur kritis AS, lembaga berbasis agama, individu atau acara yang terkait dengan ras, etnis minoritas, serta fasilitas dan personel pemerintah kemungkinan besar menjadi sasaran potensi kekerasan," tambah laporan itu, seperti dimuat Yeni Safak, Kamis (25/5).

Atas dasar tersebut, buletin yang rutin dikeluarkan setiap bulannya ini turut digunakan untuk menginformasikan kepada publik terkait ancaman terorisme di Washington, yang diharapkan dapat menjadi perhatian bersama.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya