Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Israel Deteksi Nyamuk Pembawa Virus West Nile Mematikan

KAMIS, 25 MEI 2023 | 12:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Nyamuk pembawa virus West Nile mematikan baru-baru ini telah terdeteksi di beberapa wilayah di Israel.

Kementerian Perlindungan Kesehatan dan Lingkungan Nasional melaporkan, penemuan tersebut berasal dari pengambilan sampel rutin di sekitar gurun Negev.

"Sebaran nyamuk-nyamuk itu ada di kota Yeruham dan dekat Desa Nitzana dan Sde Boker," jelas Kementerian dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Xinhua.


Perkembangbiakan nyamuk pembawa virus itu semakin banyak karena hujan lebat dan suhu tinggi setelah hujan. Oleh karenanya, Kementerian Israel akan melakukan pemantauan lebih jauh dan akan menggelar prosedur pemusnahan jika perlu.

Selain itu, warga diimbau untuk sebisa mungkin menghindari gigitan nyamuk mematikan tersebut. Sebab, menurut Kementerian, hingga kini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi.

"Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan melindungi diri dari gigitan nyamuk," tambahnya.

West Nile virus adalah virus dari keluarga Flaviviridae yang ditemukan di daerah tropis. Utamanya menginfeksi burung, tetapi juga pada manusia, kuda, dan beberapa mamalia lainnya.

Virus itu ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Gejala yang akan dirasakan berkisar dari sakit kepala, demam, kelelahan, nyeri sendi dan otot, konjungtivitis, ruam kulit, dan kadang-kadang mual dan diare.

Dalam beberapa kasus, virus itu mampu menginfeksi otak, menyebabkan kelumpuhan, kerusakan otak hingga kematian.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya