Berita

Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan/Net

Politik

Demi Sistem Saling Menguntungkan di Asia Pasifik, Zulhas Hadiri Pertemuan APEC di AS

KAMIS, 25 MEI 2023 | 10:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia tegas mendukung pengembangan sistem perdagangan yang saling menguntungkan di kawasan Asia Pasifik. Atas dasar komitmen tersebut, Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan hadir dalam Pertemuan Para Menteri Perdagangan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC MRT) ke-29 di Detroit, Amerika Serikat.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pihaknya hadir dalam pertemuan yang digelar pada 25 hingga 26 Mei itu untuk memberi dukungan bagi sistem perdagangan yang dijalin APEC.

“Untuk membangun ekonomi kawasan,” tegasnya kepada wartawan, Kamis (25/5).


Dalam pertemuan MRT, sejumlah topik yang dibahas adalah dukungan APEC terhadap sistem perdagangan multilateral, pengembangan kapasitas intrakawasan, fasilitasi perdagangan barang dan jasa, konektivitas antarkawasan, digitalisasi, keberlanjutan dan inklusivitas perdagangan, hingga inovasi di bidang perdagangan.

Selain pertemuan MRT, Mendag Zulkifli Hasan dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah anggota ekonomi APEC. Topik yang akan dibahas meliputi peningkatan hubungan dagang hingga implementasi kerja sama perdagangan.

APEC adalah forum kerja sama 21 ekonomi di lingkar Samudra Pasifik. Kegiatan utama APEC meliputi kerja sama perdagangan, investasi, serta kerja sama ekonomi lainnya untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan di Kawasan Asia Pasifik.

Ekonomi APEC terdiri atas Amerika Serikat, Australia, Brunei Darussalam, Chile, Filipina, Hongkong, Indonesia, Jepang, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Peru, Papua Nugini, Tiongkok, Rusia, Selandia Baru, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Kerja sama APEC bersifat nonpolitis dan semua keputusan yang dihasilkan berdasar pada konsensus anggotanya dan bersifat tidak mengikat (non-binding).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya