Berita

Menko PMK, Muhadjir Effendy saat peletakan batu pertama Institut Teknologi Bisnis Muhammadiyah Grobogan (ITBMG) Jawa Tengah/Net

Nusantara

Hindari "Brain Drain", Anak-anak Cerdas Diminta Tidak Migrasi Keluar Daerah

KAMIS, 25 MEI 2023 | 09:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang baik penting dalam upaya memajukan suatu daerah. Salah satunya dengan menjamin ketersediaan sekolah hingga perguruan tinggi dalam mencetak anak-anak daerah berprestasi.

"Kalau ingin sebuah kabupaten itu maju, usahakan anak-anak yang berbakat cerdas jangan sampai keluar dari kabupaten, SDM-nya jangan sampai keluar," kata Menko Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK), Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/5).

Bukan tanpa sebab, migrasi anak-anak cerdas dikhawatirkan tidak akan kembali ke daerah asal dan lebih memilih menetap di wilayah yang lebih maju. Hal ini tentu makin membuat daerahnya terlambat maju.


Salah satu contoh yang kerap terjadi yakni anak-anak berprestasi di daerah lebih tertarik menimba ilmu di perguruan tinggi perkotaan. Bahkan tak sedikit anak-anak berprestasi mendapat beasiswa dan memilih menimba ilmu ke luar negeri.

"Ini namanya 'brain drain', migrasi otak. Jadi kalau daerah itu ditinggalkan oleh mereka yang otaknya bagus, pasti (daerahnya) akan mengalami penurunan sangat drastis," tegasnya.

Menko Muhadjir sebelumnya menghadiri langsung acara peletakan batu pertama Institut Teknologi Bisnis Muhammadiyah Grobogan (ITBMG), Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (23/5).

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK berpesan agar civitas akademika ITBMG membuat program-program untuk menarik minat anak-anak berprestasi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya