Berita

Pejabat proyek kereta api di Jammu dan Kashmir saat memberikan pengarahan kepada delegasi Maladewa, pada 17 Mei 2023/Dailyhunt

Dunia

Delegasi Maladewa Terpukau Saksikan Jembatan Tertinggi Dunia di Jammu dan Kashmir

RABU, 24 MEI 2023 | 09:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jembatan Chenab, sebagai jembatan kereta api tertinggi di dunia yang berada di Jammu dan Kashmir (J&K), telah membuat semua orang terkesan, tak terkecuali Menteri Perencanaan Nasional, Perumahan, dan Infrastruktur Maladewa, Mohamed Aslam.

Dalam kunjungan delegasi Maladewa ke J&K baru-baru ini, Aslam menyatakan ketakjubannya melihat jembatan kereta api Chenab yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari Menara Eiffel.

“Sangat terkesan dengan perkembangan yang dibawa Kereta Api India ke wilayah ini,” ujar Aslam saat berkunjung ke J&K, pada Rabu pekan lalu.


Seperti dikutip dari Daily Hunt, Rabu (24/5), jembatan yang belum beroperasi di distrik Reasi itu berada di bawah proyek Udhampur Srinagar Baramulla Rail Link (USBRL), yang hampir selesai.

Nantinya, jika proyek tersebut rampung, Kereta Api India akan semakin dekat untuk dapat menghubungkan Lembah Kashmir ke seluruh jaringan kereta api di India.

Jembatan yang dibangun sekitar 359 meter di atas sungai Chenab itu memiliki keunggulan dengan 35 meter lebih tinggi daripada Menara Eiffel.

Atas keajaiban struktural bangunan tersebut, beberapa delegasi Maladewa melakukan kunjungannya ke J&K untuk melihat secara langsung proyek pembangunan jembatan tertinggi itu, yang disambut baik oleh pihak India.

“Kepala Administrasi USBRL, Sh.SP Mahi dan pejabat senior proyek lainnya telah menerima delegasi dan memberi pengarahan kepada mereka tentang Proyek USBRL dan Superstruktur di bagian Katra-Banihal termasuk Jembatan Chenab yang ikonik. Tim juga melakukan kunjungan bersama ke Jembatan Chenab," kata pernyataan yang dikeluarkan Northern Railway di Twitter.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Perkeretaapian, jembatan tersebut baru akan dibuka untuk pengunjung dan dapat dinikmati pada akhir Desember 2023 atau Januari 2024 mendatang ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya