Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Twitter BEM UI Diretas Usai Kritik Jokowi, Rocky: Respon Penguasa Masih Sama

RABU, 24 MEI 2023 | 02:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di Twitter berujung peretasan. Dampak tersebut dinilai sebagai respon yang tidak bijak dan terus berulang dilakukan oleh penguasa.

“Jadi reaksi kekuasaan masih sama, berupaya untuk menghalangi. Padahal buat apa menghalangi Twitter atau sosial media mereka, toh setiap saat mereka bisa ubah strateginya,” ujar pengamat politik, Rocky Gerung dalam wawancara bersama jurnalis senior Hersubeno Arief, di kanal Youtube FNN, Selasa (23/5).

Mantan dosen filsafat UI ini menilai, politik Indonesia tidak mungkin dilepaskan dari gerakan mahasiswa. Sehingga, kritik yang disampaikan BEM UI mengenai tindak tanduk Jokowi mengendorse capres, adalah sesuatu yang wajar.


“Beberapa watu lalu dianggap gerakan mahasiswa sudah lemah. Saya katakan tidak mungkin, karena ada masa transisi mewariskan gerakan-gerakan mahasiswa, bahkan ke mahasiswa baru,” tuturnya.

Kekinian, Rocky sudah mengendus adanya gerakan anak muda melalui senat-senat kampus di banyak daerah di Indonesia, mengingat iklim politik jelang Pemilu 2024 semakin kencang.

“Itu untuk memanfaatkan momentum. Mereka mengharapkan ada pikiran yang memungkinkan mereka merasa berguna di politik hari ini, bukan berguna untuk dirinya, tapi berguna untuk melakukan perubahan,” kata Rocky.

“Jadi mahasiswa hari ini berpikiran, kalau kritik Jokowi itu gampang saja, seperti satire. Tapi mereka ingin menitipkan atau menguji gagasan mereka itu kepada capres-capres yang beredar itu, baik Anies mapun Ganjar,” sambungnya.

Maka dari itu, Rocky menganggap percuma jika rezim masih menggunakan cara peretasan untuk membungkam kritik yang disampaikan oleh para mahasiswa.

Justru, ia meyakini akan ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok muda ini untuk menciptakan perubahan dalam politik hari ini.

“Karena ada gerakan ketiga yang bukan gerakan koalisi, gerakan partai politik. Tapi ini gerakan kampus,” demikian Rocky menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya