Berita

Peneliti dari Formappi, Lucius Karus (paling kanan) diskusi bertajuk "Pendaftaran Caleg Legislatif 2024: Sudahkah Demokratis?" di Kantor Bawaslu RI/Ist

Politik

Formappi Tuntut KPU Buka Daftar Riwayat Hidup Bacaleg Pemilu 2024

SENIN, 22 MEI 2023 | 21:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daftar riwayat hidup bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang akan ikut kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) 2024, diharapkan bisa dibuka ke publik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Peneliti dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus menuntut KPU agar menyajikan daftar riwayat hidup bacaleg 2024 dalam sistem informasi pencalonan (Silon).

"Ini kan bagaimana publik mau berpartisipasi kalau (daftar riwayat hidup) calegnya tertutup," ujar Lucius dalam diskusi bertajuk "Pendaftaran Caleg Legislatif 2024: Sudahkah Demokratis?" di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (22/5).


Menurutnya, akses daftar riwayat hidup bacaleg yang terbuka sangat penting. Sebab, berdasarkan pengalaman Pemilu Serentak 2019 silam, hanya sebanyak 59 persen bacaleg yang mau daftar riwayat hidupnya dipublikasikan.

Sementara, Lucius mengamati dalam Peraturan KPU (PKPU) 10/2023 tentang Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, aturan publikasi daftar riwayat hidup bacaleg yang diberlakukan sama dengan yang dipakai pada Pemilu 2019.

Aturan yang dimaksud, diurainya, adalah memberikan kebebasan kepada bacaleg untuk tidak mempublikasikan daftar riwayat hidupnya, jika KPU tidak mendapat izin untuk mempublikasikannya.

"Saya sulit memahami bagaimana penyelenggara bisa menjelaskan aturan itu, bisa menjelaskan sejak awal dukungan mereka untuk hadirnya caleg berkualitas," demikian Lucius menyampaikan kekecewaannya kepada KPU.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya