Berita

Emak-emak di Bandar Lampung berburu telur pecah/Ist

Nusantara

Harga Telur Terus Meroket, Emak-emak di Bandar Lampung Buru Telur Pecah

SENIN, 22 MEI 2023 | 17:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harga telur masih terus melambung. Membuat kepala para ibu pusing tujuh keliling agar keluarganya bisa tetap tercukupi kebutuhan gizinya. Bahkan ada yang rela membeli telur yang retak atau pecah karena harganya lebih murah.

Seperti yang terlihat di Pasar Tugu, Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, di mana harga telur sudah mencapai Rp 30-31 ribu per kilogram.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang dan pembeli, terutama emak-emak. Mereka bahkan rela membeli telur yang sudah retak atau pecah dengan harga yang lebih murah, yakni seribu rupiah per butir.


“Anak-anak di rumah itu doyan telur, jadi terpaksa walaupun mahal tetap beli. Kadang nyari juga telur yang pecahan juga biar irit,” kata seorang warga, Herni, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (22/5).

Ia berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga telur. Pasalnya harga telur saat ini sangat melambung tinggi.

“Mudah-mudah Pak Jokowi bisa menstabilkan harga telur, ini naiknya tinggi banget dari harga biasanya. Jangan hanya jalan yang dibaguskan, telur juga diturunin harganya,” ujarnya.

Hal sama juga disampaikan Ade Sartika. Ia mengeluhkan kenaikan harga telur setelah lebaran. Menurutnya, telur adalah salah satu bahan bakunya dalam berdagang.

“Ya pinter-pinter kita saja dalam menyiasatinya,” jelasnya.  

Tak hanya pembeli, para pedagang telur tingkat agen juga terdampak hingga mengalami penurunan omzet mencapai 30 persen karena sepi pembeli.

“Sudah 10 hari terakhir ini sepi, biasanya pembeli minimal 1 kilogram, sekarang hanya beli seperempat atau setengah kilogram saja,” sebutnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya