Berita

Aksi simbolik untuk memperingati 25 tahun reformasi di depan gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Minggu (21/5)/Ist

Politik

25 Tahun Reformasi, Ilmispi: Perubahan Adalah Tugas Kita Bersama

SENIN, 22 MEI 2023 | 05:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semangat dan cita-cita reformasi, tidak akan mungkin terwujud jika elemen bangsa bergerak secara terpisah sebagai individu-individu yang berbeda.

Begitu dilantangkan Presidium Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik se-Indonesia (Ilmispi) Sulthan Raffi saat menggelar aksi simbolik untuk memperingati 25 tahun reformasi di depan gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Minggu (21/5).

Dikatakan Sulthan, peringatan 25 tahun reformasi tahun ini, merupakan sebuah momentum untuk mengingat kembali pada peristiwa bersejarah yang telah menciptakan perubahan besar terhadap demokrasi di Indonesia.


"Peristiwa bersejarah reformasi tersebut, tentu dimaknai sebagai bentuk refleksi atas perjuangan rakyat Indonesia yang telah berkorban untuk melawan rezim otoriter Soeharto untuk mengakhiri kekuasaannya," katanya.

"Begitu juga penuntutan atas pencabutan dwifungsi ABRI, penghapusan KKN, pemulihan demokrasi hingga ke penegakkan HAM juga menjadi tuntutan yang diperjuangkan," sambungnya.

Namun, kata Sulthan lagi, setelah 25 tahun reformasi berlalu, tidak lantas semangat dan nafas perjuangan rakyat Indonesia menjadi terhenti.

Sampai hari ini, katanya mahasiswa FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, realita tidak tidak bisa menutupi masih adanya korupsi, ketimpangan sosial, pembungkaman aktivis hingga pelanggaran HAM yang masih sering terjadi.

Sulthan menekankan, cita-cita reformasi dalam menuju kehidupan demokrasi yang ideal, hanya bisa dicapai dengan cara bersatunya seluruh elemen bangsa. Baik itu mahasiswa, buruh, tani, dan masyarakat sipil lainnya.

"Mari kita jadikan penanda bahwa peringatan 25 tahun reformasi ini sebagai pengingat bahwa perubahan adalah tugas kita bersama," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya