Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka hadir saat relawan menyatakan dukungan/Net

Politik

Jamiluddin Ritonga: Dukungan Relawan Gibran ke Prabowo Tamparan Bagi Ganjar dan PDIP

MINGGU, 21 MEI 2023 | 16:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Munculnya dukungan relawan Gibran Rakabumingraka untuk calon presiden Prabowo Subianto menyiratkan kesan bahwa putra pertama Presiden Joko Widodo itu tidak mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Analisa itu disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menyinggung dukungan relawan Gibran kepada Prabowo Subianto, Minggu (21/5).

"Dukungan relawan Gibran dan Jokowi kepada Prabowo juga sebagai tamparan pada Ganjar Pranowo dan PDIP. Gibran ada kemungkinan akan dinilai tidak mendukung Ganjar," kata Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Menurutnya, Gibran seharusnya mendukung Ganjar bukan mengerahkan relawannya untuk mendukung Prabowo Subianto. Alasannya, Gibran lahir dari rahim PDI Perjuangan, terlebih jabatannya sebagai Walikota Solo datang dari restu dan dukungan Megawati Soekarnoputri.

Maka dari itu, kata Jamiluddin, seluruh kader PDIP mendukung Ganjar Pranowo, bukan pihak lain di luar partai. Apalagi, Ganjar Pranowo secara resmi didukung Megawati sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan.

"Karena itu, semua kader PDIP wajib mendukung Ganjar, tanpa kecuali Gibran," demikian Jamiluddin.

Usai muncul dukungan relawannya mendukung Prabowo, Gibran langsung mendapat telepon dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Bahkan Senin mendatang Gibran dipanggil oleh DPP PDI Perjuangan di Menteng, Jakarta Pusat.

Gibran sendiri mengaku menerima Prabowo sebagai Menteri Pertahanan dan dirinya sebagai Walikota Solo. Ia membantah memberi dukungan kepada Prabowo Subianto.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya