Berita

Zulkifli Hasan dan Gus Miftah/Ist

Politik

Sowan Gus Miftah, Zulhas Bantu Dana Pendidikan

MINGGU, 21 MEI 2023 | 09:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, bertamu ke Pondok Pesantren Ora Aji yang diasuh Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah, di Sleman, Yogyakarta, Sabtu malam (20/5).

Mengenakan baju koko dan sarung putih serta peci hitam, menteri yang akrab disapa Zulhas itu mendapat sambutan hangat dari tuan rumah.

Usai berbincang dan makan malam, Gus Miftah mengajak ke halaman pesantren yang sedang menggelar pengajian rutin bertajuk Mujahadah Dzikrul Ghofilin. Pengajian tiap malam Ahad Pahing itu dihadiri ribuan jemaah, mulai warga sekitar hingga luar Pulau Jawa.


Di atas panggung, Gus Miftah mengajak jemaah dan para santri belajar dari perjalanan hidup Zulhas hingga meraih sukses seperti saat ini. Menurutnya, perjalanan hidup dan sukses Zulhas layak jadi teladan.

"Ketika melihat orang yang kita anggap sukses, yang perlu dilihat apa? Prosesnya. Maka ingat, ilmunya untuk menjadi orang sukses apa? 3N, niteni, nirokke, nambahi atau ATM, amati, tiru, modifikasi. Jadi saya ingin beliau cerita hingga jadi wasilah sampai hari ini," tuturnya.

Zulhas lantas memenuhi permintaan Gus Miftah. Ia menceritakan sekilas kisah hidupnya yang menurutnya banyak mendapatkan doa dan bekal yang baik dari kedua orang tuanya.

Ketua Umum PAN itu juga menambahkan, kedua orang tuanya, terutama sang ayah, juga kerap mengajari dia dan saudara-saudaranya disiplin sejak kanak-kanak. Alhasil, ia menjadi sosok yang tangguh.

"Tiap jam 4 (dini hari) dibangunkan, susah bangun, muka dikasih air. Belakangan saya baru tahu, itulah cara mendidik anak-anak kita menjadi anak yang tangguh," ungkapnya.

"Orang boleh pintar, tapi kalau rapuh mentalnya, pasti susah maju. Bangun pagi bagi anak-anak itu persoalan sulit, latihan paling berat. Jadi kalau anak kita mampu bangun jam 4 pagi dan terbiasa, jadi terdidik disiplin," imbuhnya.

Selain menceritakan pengalaman hidup, dia juga berbagi santunan sebesar Rp 250 juta untuk pendidikan anak-anak, sebagai bentuk motivasi, baik untuk orang tua ataupun anak-anak agar semangat menempuh pendidikan sampai level tertinggi.

"Kalau ada yang kesulitan sekolah, saya akan kasih satu anak Rp1 juta. Ini saya siap berikan untuk 250 anak," pungkasnya.

Ikut mendampingi Zulhas, sejumlah politisi PAN, di antaranya Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Bendahara Umum PAN Totok Daryanto, Ketua DPW PAN Yogyakarta Suharwanta, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Raudi Akmal dan mantan Bupati Sleman Sri Purnomo.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya