Berita

Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan/Net

Dunia

Takut Dijebak, Imran Khan Tolak Penggeledahan Rumah oleh Polisi

MINGGU, 21 MEI 2023 | 07:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menolak upaya penggeledahan yang dilakukan oleh polisi di kediamannya di Lahore, atas dugaan dirinya terlibat dalam kerusuhan pada bulan ini.

Khan sendiri telah membantah terlibat, atau melindungi siapa pun yang terlibat dalam kekerasan. Namun ia menolak untuk digeledah pada Jumat (19/5) karena khawatir operasi tanpa pengawasan semacam itu justru menjebaknya dengan menemukan senjata.

"Kami khawatir mereka akan melakukan apa yang mereka lakukan sebelumnya - mereka menyerbu rumah saya saat saya tidak ada dan mengatakan bahwa mereka menemukan senjata," ujar Khan.


Alih-alih, dimuat Reuters, Khan meminta dibentuknya panel oleh pengadilan tinggi, di dalamnya harus ada anggota partai atau pemerintahannya. Selain itu, operasi penggeledahan juga perlu ditemani oleh seorang petugas perempuan.

Menteri Informasi Provinsi Punjab Amir Mir mengatakan polisi hanya akan memulai penggeledahan setelah menyetujui persyaratan dengan Khan.

Rumah Khan berada di lingkungan Taman Zaman di Lahore dan merupakan lokasi pertempuran sengit pada Maret antara pendukungnya dan polisi yang mencoba menangkap Khan karena tidak muncul di pengadilan.

Khan akhirnya ditangkap pada 9 Mei atas tuduhan korupsi yang dia bantah, dan dibebaskan dengan jaminan yang berakhir bulan ini.

Penangkapannya memicu gelombang kekerasan oleh para pendukungnya yang menyerang gedung-gedung pemerintah, fasilitas umum dan instalasi militer, termasuk markas besarnya dan rumah seorang komandan militer di Lahore.

Analis mengatakan penggeledahan rumah Khan dapat memicu kerusuhan lebih lanjut.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya