Berita

Ganjar Pranowo ke Palembang menemui ribuan kader dan simpatisan PDI Perjuangan/RMOLSumsel

Politik

Di Palembang, Ganjar Akui Sumsel sebagai Battle Ground yang Menantang

MINGGU, 21 MEI 2023 | 03:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon Presiden (Capres) yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo,
mengakui Sumatera Selatan adalah Battle Ground atau ruang kompetisi yang menantang dan sangat menarik.

"Setelah penugasan ini kita masih ada PR untuk bekerja untuk memenangkan secara hattrick di pilpres, pileg di pemilu nanti," kata Ganjar di hadapan ribuan kader PDIP dalam rangka konsolidasi jajaran pengurus PDIP se-Sumsel di GOR Dempo, Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (20/5).

"Terbayangkan kalau kita memenangkan 10 tahun mendatang, itu artinya semua bisa kita desain dengan baik. Kita siapkan dengan baik siapa yang jadi bupati, walikota atau gubernur di tingkat lokal atau siapa yang duduk di jabatan publik, dengan potensi yang ada, maka meritokrasi kita siapkan taktik stategis kita siapkan," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

"Terbayangkan kalau kita memenangkan 10 tahun mendatang, itu artinya semua bisa kita desain dengan baik. Kita siapkan dengan baik siapa yang jadi bupati, walikota atau gubernur di tingkat lokal atau siapa yang duduk di jabatan publik, dengan potensi yang ada, maka meritokrasi kita siapkan taktik stategis kita siapkan," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Sri Rahayu mengatakan, sejalan dengan instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bahwa semangat konsolidasi, kebersamaan, dan gotong royong harus ditunjukkan untuk mewujudkan hal tersebut, termasuk dengan turun dan menyapa warga di akar rumput.

"Hari ini kita mengukuhkan konsolidasi, kebersamaan, dan gotong royong untuk memenangkan Ganjar Presiden 2024. Kita harus menyapa masyarakat, menyapa akar rumput supaya pileg dan pilpres jadi pemenang," sebut Sri Rahayu.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya