Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Setelah Gagal Melumpuhkan, Rusia Berupaya Ganggu Persiapan Serangan Balik Pasukan Ukraina

SABTU, 20 MEI 2023 | 11:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Fokus serangan rudal Rusia nampaknya berubah seiring dengan persiapan serangan balasan Ukraina yang masih dirahasiakan waktunya.

Wakil Kepala Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina, Vadym Skibitskyi, pada Jumat (19/5) mengatakan Rusia berusaha mengganggu persiapan tersebut dengan menargetkan fasilitas dan pasokan militer Kyiv.

"Sebelumnya, mereka gagal melumpuhkan sistem energi kami, dan sekarang fokus mereka berubah dengan mengganggu rencana dan persiapan serangan balik yang akan berlangsung selama musim semi hingga musim panas," ungkap Skibitskyi, seperti dimuat The Star.


Lebih lanjut, Skibitskyi mengatakan Rusia mulai mengarahkan rudalnya pada area di mana pusat peralatan pertahanan udara Ukraina berada.

"Rusia menyerang pusat pengambilan keputusan, rute pasokan, dan tempat-tempat di mana sejumlah besar amunisi, peralatan, bahan bakar, atau pasukan, terkonsentrasi," ujarnya.

Pekan lalu, Ukraina menyebut pasukan Rusia telah menggempur jalur pasokan untuk mencoba menghentikan gerak mereka.

Drone Rusia juga jadi lebih sering berkeliaran di dekat garis depan daripada sebelumnya.

Ukraina tengah merencanakan serangan balasan yang dahsyat untuk merebut kembali wilayah yang diduduki oleh pasukan Rusia.

Meski baru-baru ini terdapat beberapa kemajuan di sekitar kota timur Bakhmut, tetapi Ukraina menyatakan itu bukan bagian dari serangan balasan yang akan dilakukan. 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya