Berita

Simulasi pasangan calon versi Indikator Politik Indonesia/Net

Politik

Survei Indikator: Ganjar Pranowo Akan Menang Pilpres, jika Gandeng Sandiaga Uno

KAMIS, 18 MEI 2023 | 21:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memenangkan Pilpres 2024, jika maju berpasangan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam simulasi pasangan calon versi Indikator Politik Indonesia, Ganjar-Sandiaga bakal unggul melawan pasangan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto-Menteri BUMN Erick Thohir, dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Dalam simulasi tiga pasangan capres, pasangan Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno mendapatkan elektabilitas tertinggi dengan 38 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi secara daring dengan tema "Peta Elektoral Pasca Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP dan PPP", Kamis (18/5).


Sementara, dipaparkan Burhanuddin, pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir memperoleh 32,2 persen, dan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono 19,2 persen.

"Sementara yang tidak tahu/tidak menjawab 10,6 persen," pungkasnya.

Survei dilakukan pada periode 30 April-5 Mei 2023, atau setelah PDIP mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Bacapres 2024.

Survei dilakukan menggunakan metode random digit dialing (RDD) atau teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Sebanyak 1.200 responden yang merupakan warga dengan hak pilih, berusia 17 tahun ke atas, atau sudah menikah terlibat dalam survei.

Margin of error survei berada di 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya