Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Blokir Jalan, Paramiliter RSF Diduga Sita Triliunan Rupiah Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan

SELASA, 16 MEI 2023 | 20:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Asosiasi Apoteker Profesional Sudan menuduh paramiliter Rapid Support Forces (RSF) melanggar deklarasi yang telah disepakati dengan menghalangi masuknya bantuan obat-obatan di negara itu.

Hal tersebut dikatakan oleh asosiasi apoteker dalam pernyataannya yang dikeluarkan pada Senin (15/5), dengan mengatakan RSF memblokir jalan mereka untuk menyalurkan pasokan medisnya.

"Tentara RSF menghentikan semua truk yang membawa obat-obatan yang disediakan oleh negara-negara dan lembaga bantuan internasional yang ditujukan ke El Gezira dan Sudan utara," kata pernyataan itu, seperti dimuat All Africa.


"Meskipun pengemudi truk memiliki semua dokumen yang membuktikan pemilik, jenis serta tujuan obat-obatan, truk tetap tidak diperbolehkan lewat," tambahnya.

Menurut asosiasi itu, tentara RSF benar-benar telah melakukan seluruh pelanggaran dalam melindungi warga sipil, termasuk Perjanjian Jeddah yang baru ditandatangani bersama militer Sudan pada pekan lalu.

"Pemblokiran truk oleh RSF merupakan pelanggaran Deklarasi Komitmen Jeddah untuk Melindungi Warga Sipil , semua perjanjian dan norma internasional, dan moral Sudan," ujar asosiasi apoteker itu.

Adapun pasokan medis Sudan yang disita oleh tentara RSF diduga senilai 100 miliar pound Sudan  atau setara dengan Rp 2,4 triliun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya