Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tingkatkan Semangat Perang, Rusia Naikkan Gaji Tentara Hingga Sepuluh Kali Lipat

SENIN, 15 MEI 2023 | 22:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gaji untuk tentara Rusia dilaporkan telah dinaikkan hingga sepuluh kali lipat lebih tinggi dari rata-rata gaji warga sipil.

Hal itu diungkap oleh laporan yang dirilis organisasi nirlaba, Ukraine Victims of War (UVW), bekerja sama dengan Universitas Katolik Ukraina pada Senin (15/5).

Menurut laporan itu, Rusia sengaja meningkatkan gaji tentara hingga 700.000 rubel atau Rp 130 juta guna menarik lebih banyak warga sipil bergabung dalam pasukan.


Disebut UVW, gaji itu lebih tinggi sepuluh kali lipat gaji dibanding gaji UMR warga yang rata-rata sebesar Rp 63.060 rubel atau Rp 11,7 juta.

Anggota Dewan UVW, Yuriy Mukhin mengatakan kepala militer telah memasang iklan di situs lowongan kerja populer dengan membuka 5.800 lowongan.

“Mereka mencoba menggunakan segala cara yang mungkin untuk merekrut orang, dan mereka mengaktifkan upaya mereka,” kata Mukhin, seperti dimuat The Defense Post.

Mukhin menilai perekrutan terbaru sebagai potret upaya Rusia untuk memperkuat pasukannya yang terkuras.

"Setelah penelitian kami, kami yakin bahwa bahkan jumlah iklan ini dapat memberi Angkatan Darat Rusia sekitar 80.000 rekrutan,” ungkapnya.

Pekan lalu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengungkapkan Moskow telah kehilangan sekitar 197.000 tentara dalam sebulan terakhir.

Kekurangan itu disinyalir menjadi motivasi Rusia untuk mengiklankan sejumlah tawaran agar banyak warga tertarik bergabung dalam perang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya