Berita

Simposium Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama Himapol Indonesia Korwil III dan Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (Ilmispi) dengan tema “Indonesia Damai Berbasis Kebangsaan, Keagamaan dan Kebudayaan”/Ist

Politik

Polri dan Mahasiswa Satu Kesatuan, Cegah Perpecahan di Tahun Politik

SENIN, 15 MEI 2023 | 22:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjaga suasana kondusif jelang Pemilu 2024, adalah tugas bersama dari semua elemen masyarakat. Tidak terkecuali kalangan mahasiswa.

Disampaikan Analisis Intelejen Ditintelkam Polda Metro Jaya AKBP Danu Wiyata, peran mahasiswa sebagai kalangan terdidik sangat sentral dalam memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga suasana politik yang kondusif.

Bahkan, kata dia, Polri selalu menjalin sinergi bersama Polri untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


Pesan tersebut, disampaikan AKBP Danu Wijaya Simposium Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama Himapol Indonesia Korwil III dan Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (Ilmispi) dengan tema “Indonesia Damai Berbasis Kebangsaan, Keagamaan dan Kebudayaan”.

“Peran Polri dan mahasiswa harus menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi, untuk mencegah terjadinya konflik perpecahan di tengah masyarakat terhadap perbedaan pandangan politik,” ujar Danu di FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (15/5).

Pernyataan Danu, diamini oleh Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Jakarta,  Zaki Mubarak. Dia menitipkan pesan pada seluruh mahasiswa untuk tidak terlalu terlibat ataupun menjadi salah satu penyebab terjadinya perpecahan di tengah masyarakat menjelang pemilu 2024.

"Mahasiswa harus mampu menjadi bagian terdepan dalam memberikan pemahaman terkait pentingnya sikap toleransi untuk menghadapi ancaman polarisasi politik di tengah masyarakat," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya